Pelatihan & Ujian Sertifikasi Professional Thn 2017

Saat ini dunia bergerak cepat menuju terbentuknya masyarakat berbasis sains (science-based society), kegiatan bisnis berbasis ilmu pengetahuan (knowledge-based business enterprises), dan terwujudnya suatu budaya baru berlandaskan IpTekS.

Ketika dunia memasuki millenium ketiga, semua bangsa maju sepakat untuk menyatakan bahwa penguasaan IpTekS merupakan prasyarat dalam meraih kemakmuran. Teknologi, dalam kancah perekonomian global sudah dianggap sebagai investasi dominan dalam pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, membangun masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society) sangat diperlukan dalam mendorong terciptanya kemampuan teknologi suatu bangsa.

Pada saat ini terdapat kesenjangan yang cukup besar antara ketersediaan dan kebutuhan SDM TI (Teknologi Informasi) di Indonesia. Jawaban kunci untuk meningkatkan literasi dan juga meningkatkan kualitas pekerja di bidang TI adalah melalui pengembangan standar kompetensi dan pemberian sertifikasi bagi tenaga TI.

Hampir dalam semua seminar antara pelaku industri dan akademisi yang membahas masalah “link and match” membicarakan isu mengenai bagaimana terjadi kecenderungan adanya anggapan di dunia industri bahwa nilai “sertifikat” atau “sertifikasi” tertentu jauh lebih tinggi atau relevan (baca: berguna) dibandingkan dengan “ijasah” perguruan tinggi.

Standar kompetensi dan sertifikasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi begitu penting karena; Pertama, akan bermanfaat bagi industri dalam melakukan proses penerimaan atau pengangkatan tenaga; Kedua, standar kompetensi akan bermanfaat untuk mengembangkan SDM di bidang TI; Ketiga, dengan adanya standar kompetensi kerja yang sesuai dengan kebutuhan pengguna yaitu khususnya di dunia industri, akan mempermudah bagi lembaga pendidikan dalam mengembangkan standar kompetensi lulusannya.

DevOps Essential (DevOps) adalah masa depan IT. Program ini menyediakan pengenalan DevOps – gerakan budaya dan profesional yang menekankan komunikasi, kolaborasi, integrasi dan otomatisasi dalam rangka meningkatkan aliran kerja antara pengembang perangkat lunak dan operasi IT profesional. Untuk memaksimalkan aliran nilai IT untuk DevOps pelanggan menciptakan meningkatkan kemampuan untuk merancang, mengembangkan , menyebarkan dan mengoperasikan perangkat lunak dan layanan yang lebih cepat untuk kepentingan bisnis. Kepuasan yang lebih tinggi pelanggan, kualitas yang lebih baik, pengiriman lebih cepat dan biaya yang lebih rendah adalah semua manfaat dari DevOps .

Program sertifikasi Comptia Cloud+ ini akan mengesahkan peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memahami prinsip-prinsip komputasi awan utama dan konsep. Mengerti apa komputasi awan berarti dari perspektif bisnis dan teknis dan memahami apa yang terlibat dalam bergerak ke dan mengatur awan.

Program sertifikasi ISO 27001 merupakan standar internasional yang menjadi dasar pengelolaan informasi rahasia dan sensitif secara efektif, dan untuk penerapan pengendalian keamanan informasi. Ini memungkinkan organisasi untuk menunjukkan keunggulan dan membuktikan praktik terbaik dalam pengelolaan Keamanan Informasi. Kesesuaian dengan standar tersebut mengharuskan komitmen untuk terus memperbaiki pengendalian informasi rahasia dan sensitif, memberikan kepastian kepada sponsor, pemegang saham dan pelanggan. Diluncurkan kembali pada tahun 2013, ISO / IEC 27001 dibangun berdasarkan yayasan yang didirikan sebagai standar internasional yang paling banyak dikenal yang ditujukan khusus untuk manajemen keamanan informasi. Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) adalah keputusan strategis yang mendorong koordinasi pengendalian keamanan operasional di seluruh organisasi sumber informasi elektronik dan fisik. Standar tersebut dapat diintegrasikan dengan standar kerangka sistem manajemen lainnya, seperti standar mutu ISO 9001 dan ISO / IEC 20000 untuk manajemen layanan TI. ISO / IEC 27001 menyediakan model untuk menetapkan, menerapkan, memelihara dan terus memperbaiki ISMS yang dikelola dengan risiko. Perancangan dan implementasi sistem manajemen disesuaikan dengan tujuan organisasi, aset informasi, proses operasional dan pengaturan persyaratan keamanan peraturan dan peraturan.

Kegiatan pelatihan dan ujian sertifikasi ini adalah merupakan serangkaian kegiatan yang menyatu dengan kegiatan pelatihan dan ujian sertifikasi mahasiswa program studi Sistem Informasi. Peserta pada kegiatan pelatihan ini adalah  Dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Peserta DevOps Essential:

  1. Nia Kumaladewi, MMSI
  2. Eva Khudzaeva, M.Si
  3. Nur Aeni Hidayah, MMSI
  4. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis
  5. M. Nur Gunawan, MBA
  6. Sarip Hidayatullah, MMSI
  7. Qomarul Huda, PhD
  8. Bayu Waspodo, MM
  9. Nurbojatmiko, M.Kom

Peserta Comptia Cloud+:

  1. Nidaul Hasanati, MMSI
  2. Evy Nurmiati, MMSI
  3. Yuni Sugiarti, M.Kom
  4. Aries Susanto HT, PhD

 Peserta ISO 27001:

  1. Suci Ratnawati, MTI
  2. Elsy Rahajeng, MTI